Sun. Apr 14th, 2024
Zero Emissions Indonesia

Emisi ialah zat buangan beracun yang dapat merugikan makhluk hidup dan mencemari lingkungan. Untuk meminimalkan efek emisi, diperlukan proses dekarbonisasi atau proses penggantian bahan bakar fosil dengan bahan bakar yang ramah lingkungan.

Sekarang ini, dekarbonisasi sudah dipromosikan sebagai cara untuk menyelamatkan bumi dari perubahan iklim. Jika dikerjakan tepat sasaran, efek dekarbonisasi bahkan tidak berhenti pada emission reduction, namun bisa mencapai titik Net Zero Emissions.

Bagaimana Upaya Implementasi Net Zero Emissions di Indonesia?

Berikut 3 strategi penerapan Net Zero Emissions Indonesia yang bisa dilakukan UMKM:

  1. Ekonomi Hijau

Konsep ekonomi hijau ialah mencari keseimbangan berkelanjutan antara aspek ekonomi dan lingkungan dalam setiap usaha bisnis. Anda bisa memprioritaskan program lingkungan yang sejalan dengan tujuan bisnis, tanpa perlu mengorbankan salah satunya.

Salah satu caranya dengan mengimplementasikan studi yang tersedia di platform Indonesian Low Carbon Development (LCDI). Melalui platform ini, Anda bisa mengakses lebih detail bagaimana membuat strategi yang lebih implementatif dan strategis, mulai dari level sektoral hingga nasional.

  1. Ekonomi Domestik

UMKM didorong untuk saling terintegrasi supaya tidak terkotak-kotak dalam pelaksanaan usahanya. Khususnya terkait pemenuhan sumber daya usaha, UMKM harus bisa memenuhi kebutuhan usaha dengan menggunakan produk lokal. Tindakan UMKM bukan hanya mendukung adanya Net Zero Emission, tapi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi domestik.

  1. Ekonomi Sirkular

Sekarang ini, konsep bisnis umumnya masih linier, misalnya bahan baku yang diolah kemudian menjadi produk untuk konsumen dan limbah yang berakhir di tempat pembuangan sampah.

UMKM bisa mengadopsi sistem yang lebih ramah lingkungan yakni sistem ekonomi sirkular. Dengan konsep daur ulang, sistem ekonomi sirkular mendorong perputaran bahan baku lebih optimal, terutama dalam proses pengolahan sampah menjadi produk bernilai baru.

Ekonomi sirkular ini juga dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien seperti air, energi, bahan baku, dan pengurangan limbah. Dari sisi perusahaan, sistem ekonomi sirkular juga bisa diterapkan sebagai kontrak untuk kegiatan yang dilakukan di sektor-sektor seperti sektor industri, energi, dan pertambangan.

Cepat atau lambat, Indonesia akan menjadi bagian dari ekosistem bisnis global net zero. Bergabung dengan gerakan sekarang dan melangkah lebih jauh akan menguntungkan perusahaan swasta, karena partisipasi sektor swasta Indonesia, khususnya, masih dalam tahap awal. Hal ini sebagian disebabkan adanya kesenjangan antara kesadaran akan suatu masalah dan pengambilan tindakan.

Sebagai bagian dari sektor swasta Indonesia, perjalanan perusahaan menuju komitmen net zero bisa dibantu oleh Net Zero Hub, sebuah inisiatif dari KADIN yang bertujuan untuk menempatkan bisnis Indonesia di peta net zero global. KADIN Net Zero Hub bisa membantu proses Anda.

 

 

By admin