Fri. Dec 4th, 2020

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un paling sedikit tampil di depan publik sepanjang paruh pertama tahun ini sejak ia memegang kekuasaan pada 2012, di tengah upaya mencegah wabah virus corona baru di negara komunis itu. Menurut data yang lembagathink tankPemerintah Korea Selatan, Institut Korea untuk Unifikasi Nasional (KINU) keluarkan pada Kamis (16/7/2020), Kim hanya muncul di depan umum sebanyak 19 kali di semester pertama tahun ini. Ini kontras dengan paruh pertama 2013, ketika Kim membuat hampir 100 penampilan publik, termasuk kunjungan ke pabrik dan fasilitas militer. Antara 2017 dan 2019, ia rata rata 40 hingga 50 tampil di depan publik.

Ketidakhadiran Kim dari pandangan publik pada Mei tahun ini memicu desas desus secara global tentang kesehatannya, dan bahkan kemungkinan kematiannya. Di antara penampilannya di depan umum tahun ini, inspeksi lapangan atas latihan militer besar atau instalasi militer menyumbang lebih dari setengah aktivitasnya. Kim hanya dua kali muncul sehubungan dengan proyek ekonomi Korea Utara, menurut laporan KINU.

Pada Januari lalu, dia memeriksa sebuah pabrik pupuk di Sunchon, Utara Pyongyang, dan melakukan kunjungan lagi pada awal Mei untuk menghadiri acara yang menandai penyelesaian proyek itu. Penurunan jumlah kemunculannya di depan publik mencerminkan kekhawatiran Korea Utara terhadap virus corona baru, sebut laporan KINU. "Dia tampaknya menghindari kegiatan publik untuk berhati hati karena pasien yang terinfeksi dalam kelompok pejabat yang menemaninya dapat mempengaruhi kesehatan Kim," kata laporan KINU seperti dikutip kantor beritaYonhap.

Laporan itu menyebutkan, penampilan publik Kim "kemungkinan akan tetap terbatas pada paruh kedua tahun ini dan selama pandemi virus corona tidak mereda dalam waktu dekat". Sumber:Yonhap,Yonhap| Editor:S.S. Kurniawan

admin

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *