Sat. Nov 28th, 2020

Kolaborasi tenaga medis dan komunitas ilmiah bekerja sama mendalami dan melakukan uji coba cara baru transfusi plasma konvalesen telah menjadi titik terang bagi penanganan pasien positip Covid 19 di Indonesia. Upaya ini telah dituangkan dalam Buku ‘Penatalaksanaan Terapi Plasma Konvalesen Bagi Pasien Covid 19 di Indonesia’, yang diluncurkan pada 6 April 2020 dan saat ini telah digunakan sebagai acuan dasar Terapi Plasma Konvalesen (TPK) di rumah sakit rumah sakit rujukan pemerintah dan swasta yang menangani pasien Covid 19 di seluruh Indonesia. Saat ini sudah ada 8 RS yang melaksanakan TPK secara bervariasi, mulai dari pengumpulan plasma sampai pemberian plasma.

Terapi Plasma Konvalesen adalah pemberian plasma dari pasien Covid 19 yang sudah sembuh kepada pasien Covid 19 yang masih menderita sakit, sehingga antibodi (kekebalan) dalam plasma pasien yang sembuh dapat membantu pasien yang masih sakit untuk mengatasi penyakitnya. Dr. dr. Theresia Monica Rahardjo Sp.An., KIC. M.Si., merupakan inisiator yang menyampaikan surat kepada Presiden Joko Widodo untuk penerapan TPK di seluruh Indonesia TPK merupakan cara terapi yang sudah lama ditemukan dan bermanfaat dalam penanggulangan berbagai penyakit virus tetapi tidak begitu terdengar gaungnya karena tertutup oleh obat dan vaksin. Terapi Plasma Konvalesen sendiri pernah diterapkan untuk mengatasi wabah SARS, Ebola, H1N1 dan MERS.

"hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa TPK pada penyakit penyakit tersebut memberikan hasil yang cukup baik terutama bagi pasien dengan gejala berat sampai kritis," kata Theresia dalam keterangannya, Selasa (2/6/2020). “Bila diterapkan secara baik dan benar, maka TPK, yang merupakan Vaksinasi Pasif, dapat berperan sebagai cara pengobatan dan pencegahan," katanya. "Penerapan TPK yang tepat dapat menurunkan angka mortalitas secara bermakna bahkan dapat digunakan sebagai sarana proteksi sampai Vaksinasi Aktif ada dan dapat digunakan,” kataTheresia,.

Theresia dikenak sebagai seorang profesional medis dan pembelajar dengan sederet gelar akademis yang sedang menyelesaikan studi di program MM & MARS Universitas Pelita Harapan. Theresia berharap buku perdana Penatalaksanaan Terapi Plasma Konvalen yang disusun bersama tim dari berbagai disiplin ilmu ini jadi pedoman. Jjuga menjadi acuan bagi setiap pusat pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia dalam melaksanakan terapi plasma konvalesen sehingga dapat berkontribusi dalam penurunan angka morbiditas dan mortalitas pada pasien COVID 19.

Sementara itu, tim medis Siloam Hospital Lippo Village sebagai rumah sakit swasta pertama yang merencanakan Terapi Plasma Konvalesen (TKP) secara luas dijaringannya untuk pengobatan pasien Covid 19 sesuai hasil teleconference pada 8 Mei 2020. Kesiapan tenaga medis Siloam Hospital yang berjuang di garis depan dalam penanganan Covid 19, untuk melakukan terapi sesuai acuan Buku Penatalaksanaan Terapi Plasma Konvalesen, pantas diacungkan jempol. Siloam Hospital Lippo Village sebagai pelopor diharapkan dapat segera melaksanakan TPK ini sebagai role model bagi jaringan RS Swasta lainnnya di Indonesia.

admin

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *