Fri. Dec 4th, 2020

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengusung calon kepala daerah untuk melawan pasangan Gibran Rakabuming Raka Teguh Prakoso dalam Pilkada Kota Solo 9 Desember 2020. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Jawa Tengah Abdul Fikri Faqih mengatakan, PKS telah membangun komunikasi dengan partai politik lainnya untuk berkoalisi untuk mengusung calon wali kota dan wakil wali kota Solo. Menurut Fikri, PKS memiliki prinsip mengkonsolidasikan kehidupan demokrasi supaya sehat.

Sehingga, masyarakat Solo perlu diberikan banyak pilihan dalam menentukan pemimpinnya. "Kalau tidak dikasih opsi lain, itu namanya tidak demokrasi. Jadi ada pilihan visi misi yang bagus yang mana, tidak diarahkan ke satu opsi saja," ucap Fikri. Terkait sosok yang akan dimajukan Pilkada Solo, Fikri menyebut PKS terbuka kepada semua pihak, termasuk Achmad Purnomo yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo.

"Opsinya seperti itu bisa (majukan Purnomo), tapi kami akan bertanya ke kader, tanya ke umat, umat itu ada Muhammadiyah, NU dan lainnya," papar Fikri "Jadi PKS komunikasi semua pihak dan terbuka, termasuk Pak Purnomo, kami sudah lama berkomunikask dengan beliau juga. Tapi tidak bisa PKS ambil, ada mekanismenya," sambung Fikri. Diketahui, jumlah kursi di DPRD Solo sebanyak 45 kursi, 30 kursi diraih PDIP, sisanya PKS 5 kursi, Gerindra, Golkar, PAN masing masing 3 kursi dan PSI 1 kursi.

Syarat untuk mengajukan calon sendiri adalah 9 kursi atau 20 persen dari total kursi. Oleh sebab itu, jika PKS mengusung calon kepala daerah di Kota Solo, maka harus berkoalisi dengan partai lain.

admin

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *