Fri. Dec 4th, 2020

Polres Purwakarta melalui Kasatreskrim, AKP Fitran Romajimah akhirnya memberikan pernyataan terkait kasus penemuan mayat yang penuh dengan luka tembak di Jalan Alternatif Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kamis (6/8/2020). Kasatreskrim mengatakan pada pukul 04.00 WIB, pihaknya mendapatkan laporan adanya pembobolan ruko di Desa Munjul Jaya oleh sekelompok orang dengan menggunakan mobil Avanza berwarna hitam. "Tim (polisi) langsung ke lokasi dan saat kejadian di jalan tim kami berpapasan dengan kendaraan yang dicurigai pelaku yang membobol ruko itu," katanya.

Ketika diadang tim kepolisian, menurut AKP Fitran, dari dalam mobil yang diduga pelaku itu mengeluarkan tembakan dan terjadilah baku tembak. "Kami kejar kejaran dan baku tembak. Tepat di pertigaan Cigangsa, kami kehilangan mereka," ujarnya. Setelah itu, Kasatreskrim mengaku pukul 07.00 WIB, pihaknya mendapatkan informasi dari Satlantas bahwa ditemukan adanya kendaraan yang identik dan berada di Cikopak.

"Saat di lokasi, kami temukan satu orang yang telah meninggal diduga pelaku pembobolan di Desa Munjul Jaya," katanya. Barang bukti yang diamankan di antaranya satu mobil Avanza, linggis, berbagai kunci T, gunting, pelat palsu, rantai gembok yang diperkirakan hasil pembobolan. "Pelaku diperkirakan lebih dari dua orang. Kami kini sedang mencari pelaku lainnya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Jalan Cikopak, Purwakarta geger. Mereka menemukan seorang pria gondrong tewas di dalam mobil. Pria tersebut tewas diduga karena diberondong peluru.

Peristiwa inj terjadi di dekat Jalan Tol Sadang, tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kamis (6/8/2020) pagi. Seorang warga Wawan Darmawan (49) mengatakan, saat hendak berangkat salat Subuh sempat melihat sebuah mobil terparkir di tengah jalan di gang kontrakannya. Namun, saat itu ia tak curiga terhadap mobil tersebut.

"Saya saat mau salat Subuh tepat di depan kontrakan ada mobil yang terparkir. Saya santai saja berjalan menuju masjid, ketika pulang dari masjid masih ada mobil itu," ujarnya. Saat itu, Wawan pergi ke masjid pukul 04.35 WIB. Wawan mengaku temannya yang pergi ke masjid pukul 04.15 mengatakan mobil tersebut belum ada di sana.

"Tiba tiba pukul 06.30 WIB ada tetangga yang menginformasikan bahwa ada mayat di dalam mobil, saya pun langsung ke sana dan melihat ada mayat yang memang ada luka tembak," katanya. Anehnya, ia tak mendengar ada suara tembakan di lokasi. Wawan menambahkan sejumlah bekas tembakan pun terlihat menembus kaca kaca mobil tersebut.

Seperti di bagian kiri, depan, belakang, dan bagian kanan. Ban pun tampak pecah. Darah terlihat berceceran. "Mayat itu dalam keadaan telungkup. Ada tembakan sekitar 11 lebih. Banyak luka dan darah," ujarnya.

Ia tak mengetahui apakah mayat tersebut korban perampokan atau pembunuhan. "Mayatnya hanya satu orang, masih muda, dan rambutnya gondrong," ucap dia.

admin

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *