Fri. Dec 4th, 2020

Kakak kandung jenazah hilang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tak menyangka atas kejadian ini. Novita (33) sempat syok tak habis pikir ada orang yang tega mencuri jenazah adik berinsial AP (26) yang baru meninggal pada Maret 2020 lalu itu. "Awal bapak yang dapat info dikasih tahu warga, kita semua juga heran kok ada orang tega kaya gitu kenapa jenazah diambil buat apa tujuannya ibu saya sampai nangis," kata Novita ketika ditemui Wartakotalive.com saat tengah melihat makam adiknya yang terbongkar dan hilang itu, pada Minggu (19/7/2020).

Novita menjelaskan, informasi makam adiknya dibongkar dan hilang jenazahnya itu pada Jumat (17/7/2020) sore. Ketika itu, bapaknya mendapatkan kabar dari warga jika makam AP dalam keadaan terbongkar dan hilang jasadnya. Dari situ, langsung dilakukan pengecekan ke lokasi TPU Karang Bahagia, dan ternyata benar liang lahat dalam keadaan menganga kosong tak ada jasad di dalamnya.

"Awalnya mikirnya dipindahkan karena kondisi kuburan kaya gini, tapi dicek langsung, bapak sama saya langsung syok jenazahnya engga ada," beber dia. Ketika itu polisi ramai datang ke lokasi mengcek kondisi makam, melakukan pemeriksaan serta memasang garis polisi berwarna kuning. Hanya tersisa rambut, gigi dan tali pocong. Kondisi makam juga berantakan dengan papan nama atau nisan tercabut.

"Hanya sisa itu aja, saya kurang jelas itu langsung dibawa sama polisi," imbuh dia. Novita menambahkan adiknya bernama AP (26) itu meninggal pada Kamis, 5 Maret 2020. Adiknya baru dikuburkan pada Jumat (6/7/2020) siang. Dirinya berharap agar pelaku pencurian jenazah adiknya ini bisa segera terungkap.

"Ini kan sudah ramai ya, polisi juga sudah turun tangan. Semoga saja bisa terungkap," tutur dia. Heboh, pencurian jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia, Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Kapolsek Cikarang Utara Polres Metro Bekasi, Kompol Alin Kuncoro mengatakan, kasus pembongkaran makam dan pencurian jenazah ini terjadi pada Jumat (17/7/2020).

Diduga jenazah itu hilang dicuri orang tak bertanggungjawab. "Iya hasil cek lokasi dan saksi, benar makam dibongkar dan jenazahnya hilang. Motifnya apa kita masih selidiki," kata Alin saat dikonfirmasi, pada Minggu (19/7/2020). Saat melakukan olah TKP, Alin menyebut ditemukan sejumlah barang bukti seperti rambut, tali jenazah, beberapa bagian tulang jenazah yang hilang.

"Barang bukti pada cek TKP berupa kayu balok yang untuk menutup jenazah, kemudian tali kafan, rambut, tulang diduga punya jenazah," jelasnya. Alin menuturkan jenazah yang hilang itu berinsial AP. Jenazah merupakan warga sekitar baru meninggalkan atau dimakamkan pada Maret 2020. Sampai saat ini, polisi terus mendalami kejadian tersebut termasuk motif pelaku mengambil jenazah tersebut.

"Kita belum bisa pastikan motifnya gimana, masih diselidiki dan kita dalami," tutur dia. Adapun kronologisnya, kata Alin, jenazah diketahui oleh saksi yang hendak memancing di sekitar pemakaman. Saksi itu melihat makam dalam keadaan terbongkar dengan papan nama terlepas. "Dari masuk laporan ke kami, dan langsung ke lokasi olah TKP dan periksa saksi saksi," kata dia.

Dari hasil pemeriksaan kejadian pembongkaran makam bukan hanya sekali saja. Pada Kamis, 16 Juli 2020 lalu juga makam milik R dibongkar oleh orang tak bertanggungjawab. Akan tetapi jasadnya masih ada tidak hilang. "Yang R ini diketahui berantakan oleh ahli waris. Tapi jasadnya masih ada. Terlihat bekas galian juga," tandasnya. Heboh sebuah Makam di tempat pemakaman umum (TPU) Karang Bahagia, Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, dibongkar. Jenazah di dalamnya juga tidak ada alias hilang.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan membenarkan peristiwa pembongkaran makam di TPU Karang Bahagia tersebut. "Iya betul informasi itu," kata Hendra, ketika dikonformasi, pada Minggu (19/7/2020). Hendra menuturkan ada satu makam yang dibongkar dan jenazahnya hilang. Sedangkan satu makam lagi hanya terdapat bekas bongkaran saja.

"Ada dua makam, satu makam sudah dibongkar, kalau satu lagi hendak dibongkar terlihat bekas garukan ditanah," jelas dia. Untuk jenazah yang dibongkar dan hilang itu warga setempat berinisal AP yang meninggal pada Maret 2020. Saat awal laporan warga terkait pembongkaran makam, anggota Polsek Cikarang Utara mendatang lokasi mengecek kebenaran.

Saat di lokasi, ternyata benar makam daalam keadaan terbongkaran, papan nama terlepas. "Posisi kuburan sudah menganga, terbongkar papannya sudah. Kita cek lagi gali memastikan benar engga jenazahnya sudah hilang bersama keluarga ternyata benar hilang," ungkap. Hendra mengungkapkan pihaknya bakal terus melakukan penyelidikan kasus ini. Dugaan sementara kasus pencurian jenazah.

Membuktikan dugaan itu, anggota Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Utara melakukan pemeriksaan ke sejumlah saksi. "Dugaan pencurian kemungkinan ini masih dalam penyelidikan kita sudah memeriksa sejumlah saksi penggali kubur, penjaga makam, keluarga, sama saksi masyarakat yang menemukan pertama kali," tutupnya. (Muhammad Azzam)

admin

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *