VIRAL! Foto Tangan & Wajah Tim Medis Pasien Corona, Wajah Bekas Masker, Tangan Keriput Hingga Luka

Penampakan foto wajah dan tangan tim medis pasien virus corona di Wuhan, China mendadak viral di sosial media. Tak dipungkiri bagaimana kerasnya kinerja tim medis dari perawat hingga dokter di Wuhan China untuk menangani pasien virus corona. Hampir tanpa libur para dokter dan perawat ini mendedikasikan diri untuk merawat pasien virus corona yang terus bertambah.

Tentu dalam merawat pasien terinfeksi virus corona, para dokter dan perawat wajib mengenakan seragam khusus dan masker agar tidak ikut tertular. Pemakaian seragam dan masker pun dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Rupanya ada akibat yang harus dirasakan para perawat dan dokter lantaran terlalu lama menggunakan seragan dan masker khusus untuk menangani pasien virus corona.

Kini penampakan wajah dan tangan tim medis pun menjadi viral di sosial media. Bahkan kondisi wajah dan tangan mereka pun bisa dibilang cukup memperihatinkan. Ada kulit wajah perawat yang mulus kini harus berbekas masker yang hampir 10 jam ia pakai.

Ada pula foto foto tangan yang mulai keriput hingga terluka karena harus mengenakan seragam khusus dalam waktu yang lama. Potret penampakan wajah dan tangan para tim medis penanganan virus corona ini semakin viral setelah dibagikan akun @CGTNOfficial lewat media sosial Twitter. Hal ini pun banyak menerima perhatian warganet, terlebih lagi setelah beredarnya potret kondisi tangan dan wajahpetugasmedisdi sana.

Dari foto foto yang beredar melalui medisa sosial, tampak jari jaripetugasmedissampaikeriput, bahkan beberapa luka luka. Hal ini diketahui melalui akun Twitter resmi China Global Television Network atau CGTN, @CGTNOfficial pada (2/2/2020). "Pictures of nurses' hands shriveled and scarred after days of fighting the #coronavirus on the front lines are going viral on social media." tulis @CGTNOfficial.

(Foto tangan perawat yangkeriputdan terluka setelah bertarung melawan corona virus berhari hari viral di media sosial). Berikut foto fotonya: Tak sampai di situ, akun Twitter yang sama juga menampilkan foto wajah perawat yang telah menggunakan masker selama berhari hari.

Hasilnya terdapat bekas masker di wajah perawat wanita tersebut. Akibat hal ini, sejumlah selebriti dan ribuan warga China diketahui memberikan dukungan mereka melalui media sosial Weibo. Bahkan tagar #WeGotYourBack (Kami Mendukungmu) menjadi trend di media sosial tersebut.

Berikut fotonya: Pengorbanan petugas, medis dalam menangani pasienviruscoronatak hanya sampai di situ. Bahkan mereka dikabarkan sampai harus menggunakan popok sekali pakai karena keterbatasan waktu ke toilet.

Terlebih parapetugasmedistersebut mengenakan pakaian khusus agar tak mudah terkontaminasivirus coronadari para pasien. Mengenakan popok juga bisa mengurangi resiko pakaian pelindung mereka robek karena sering dilepas hanya untuk keperluan sekresi urin maupun feses. Disisi lain, sejak wabah terjadi diWuhan, pakaian pelindung untukpetugasmedismemang mengalami kelangkaan.

Sehingga apapun akan mereka lakukan agar apa yang dimiliki sekarang tidak menjadi sia sia. “Kami tahu bahwa pakaian pelindung yang kami kenakan bisa menjadi yang terakhir yang kami miliki, dan kami tidak mampu untuk membuang apa pun,” kata seorang dokter di Rumah Sakit UnionWuhan. MelansirOriental Daily, akibat perjuangan keras para dokter dan perawat, istirahat mereka pun jauh dari kata memadai.

Tampak foto foto para dokter juga perawat yang kelelahan dibagikan staf medis, di laman Weibo. Beberapa orang mengklaim bahwa staf medis tersebut kelebihan beban dengan pekerjaan setiap hari. Dalam foto tersebut mereka mengklaim bahwa mereka semua tidur meringkuk di lantai bahkan bangku.

"Mereka bekerja keras setiap hari dan membawa popok ke kantor, mereka bisa beristirahat, dan mereka hanya bisa tidur di tanah atau di kursi. Mereka adalah pahlawan sejati negara ini," tulis dalam caption unggahan foto. Foto foto yang ternyata diambil dari rekaman CCTV tresebut juga mengundang komentar banyak netizen. Satu di antaranya menuliskan, "Terima kasih kepada para pekerja yang berada di garis depan, telah bekerja keras, benar benar terima kasih."

Sebagian artikel ini sudah tayang di Surya.co.id dengan judul

Written by

admin

278   Posts

View All Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *